PERPAJAKAN DALAM EKONOMI DIGITAL: MENEGAKKAN KEADILAN SOSIAL MELALUI PRINSIP-PRINSIP EKONOMI ISLAM DI INDONESIA
Keywords:
perpajakan digital, ekonomi digital, keadilan fiskal, ekonomi Islam, al-maslahahAbstract
Abstract
This study analyzes digital taxation governance in Indonesia from an Islamic economic perspective, focusing on applying al-‘adalah (justice) and al-maslahah al-‘ammah (public welfare) to address fiscal justice challenges in the digital economy. This study employs a library research design with a descriptive qualitative approach. The study analyzes relevant academic literature, regulations, official government reports, and institutional publications through thematic analysis and literature synthesis. The synthesis indicates that the expansion of the digital economy has broadened the scope of economic activities and tax revenues while creating challenges related to cross-border taxation, compliance, supervision, and the proportionality of tax burdens among digital economic actors. Digital literacy also supports strengthening the capacity of individuals and MSMEs to access digital tax services and understand their tax obligations. From an Islamic economic perspective, the principles of al-‘adalah, al-maslahah al-‘ammah, and hifz al-mal provide a normative framework for evaluating digital taxation policies in terms of equitable tax burdens, transparency, wealth protection, and public welfare. The literature synthesis indicates that strengthening digital taxation governance requires consideration of both administrative effectiveness and the dimensions of fiscal justice and public welfare. This study contributes by integrating digital taxation and Islamic economic ethics into a unified analytical framework for examining fiscal justice in Indonesia's digital economy.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola perpajakan digital di Indonesia dari perspektif ekonomi Islam, khususnya penerapan prinsip al-‘adalah (keadilan) dan al-maslahah al-‘ammah (kemaslahatan umum) dalam merespons tantangan keadilan fiskal dalam ekonomi digital. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Literatur akademik, regulasi, laporan resmi pemerintah, dan publikasi institusional yang relevan dianalisis melalui analisis tematik dan sintesis literatur. Hasil sintesis menunjukkan bahwa perkembangan ekonomi digital memperluas basis aktivitas ekonomi dan penerimaan perpajakan, tetapi juga menghadirkan tantangan dalam pemajakan transaksi lintas batas, kepatuhan, pengawasan, serta proporsionalitas beban pajak di antara berbagai pelaku ekonomi digital. Literasi digital turut menjadi aspek pendukung dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan UMKM untuk memanfaatkan layanan serta memahami kewajiban perpajakan berbasis digital. Dalam perspektif ekonomi Islam, prinsip al-‘adalah, al-maslahah al-‘ammah, dan hifz al-mal dapat digunakan sebagai kerangka normatif untuk mengevaluasi kebijakan perpajakan digital berdasarkan keadilan beban, transparansi, perlindungan harta, serta kemaslahatan publik. Hasil sintesis literatur mengindikasikan bahwa penguatan tata kelola perpajakan digital perlu mempertimbangkan efektivitas administrasi sekaligus dimensi keadilan fiskal dan kemaslahatan masyarakat. Penelitian ini berkontribusi dengan mengintegrasikan perspektif perpajakan digital dan etika ekonomi Islam ke dalam satu kerangka analisis mengenai keadilan fiskal di era ekonomi digital Indonesia.
References
Abdillah, F. (2024). Dampak ekonomi digital terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Benefit: Journal of Business, Economics, and Finance, 2(1), 27–35. https://doi.org/10.70437/benefit.v2i1.335
Abubakar, L., & Handayani, T. (2022). Penguatan regulasi: Upaya percepatan transformasi digital perbankan di era ekonomi digital. Masalah-Masalah Hukum, 51(3), 259–270. https://doi.org/10.14710/mmh.51.3.2022.259-270
Adilla, D. S., Fitriani, S. N., & Jannah, L. L. (2025). Peran pajak sebagai sumber pendapatan negara dalam sistem perekonomian Indonesia. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(11). https://doi.org/10.62281/p43fqk87
Andrianto, A. (2025). Tantangan perpajakan atas ekonomi digital: Studi fenomenologi dalam merumuskan kebijakan keberlanjutan di Indonesia. Majalah Ekonomi, 31(2), 60–79. https://doi.org/10.36456/3xqtpc05
Anugrah, G. T. P., Sjaf, S., & Hermansah, T. (2024). Digital divide and classifying social class in rural development: Voices from the secondary data of field. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan, 8(1), 101–122. https://doi.org/10.14421/jpm.2024.081-06
Armadi, D. A., Sitorus, A. P., Irawan, H., Susanti, T., Kholilurrohman, M., Masruri, Fadhil, A. A. A., & Darmawan, A. J. (2025). Transformasi bisnis di era digital 5.0. Thalibul Ilmi Publishing & Education.
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2024, February 7). APJII jumlah pengguna internet Indonesia tembus 221 juta orang. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2025). Survei penetrasi internet dan perilaku penggunaan internet 2025.
Astuti, B. (2025). Manajemen pemasaran digital: Teknologi digital dan inovasi global. Serasi Media Teknologi.
Aurellia, A., Athifa, C. N., & Amrozi, Y. (2025). Transformasi digital yang adil: Peran manajemen risiko dalam mengurangi ketimpangan digital. Nusantara Computer and Design Review, 3(1), 54–63. https://doi.org/10.55732/ncdr.v3i1.1654
Badan Amil Zakat Nasional. (2025). Outlook zakat Indonesia 2025. Pusat Kajian Strategis BAZNAS.
Badan Pusat Statistik. (2025, July 25). Gini ratio Maret 2025 tercatat sebesar 0,375.
Bahtiar, M. Y. (2025). Kebijakan dan regulasi ekonomi digital di Indonesia: Analisis regulasi Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital, pajak digital, serta perlindungan data dan keamanan siber. Scripta Economica: Journal of Economics, Management, and Accounting, 1(1), 268–275. https://doi.org/10.65310/avm33948
Cahyadini, A., Muttaqin, Z., Dewi, S., & Sugiharti, D. K. (2022). Pajak penghasilan bagi over-the-top di Indonesia: Sebuah peluang dan tantangan. Veritas et Justitia, 8(1), 171–190. https://doi.org/10.25123/vej.v8i1.4735
Carroll, P., & Kellow, A. (2021). The OECD: A decade of transformation: 2011–2021. Walter de Gruyter. https://doi.org/10.1515/9783110735833
Curles, A. (2024). A case study of educational context influencing high school English teachers’ knowledge, perceptions, and uses of technology [Doctoral dissertation, Kennesaw State University]. DigitalCommons@Kennesaw State University. https://digitalcommons.kennesaw.edu/dissertations/49/
Dinihari, Y., Rafli, Z., & Boeriswati, E. (2025). Literasi dan gamifikasi pedagogi. Penerbit Adab.
Direktorat Jenderal Pajak. (2023). Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-03/PJ/2023 tentang perubahan atas Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-04/PJ/2022 tentang badan/lembaga yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah yang ditetapkan sebagai penerima zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Direktorat Jenderal Pajak. (2024, September 12). Pajak atas usaha ekonomi digital terkini: Rp27,85 triliun. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Direktorat Jenderal Pajak. (2026, April 28). Pajak digital tembus Rp50,51 triliun, PPN PMSE dan SIPP jadi penopang utama. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Emilia, E. P., Larasati, S. D., Agustin, S. M., Devitri, Y., Lestari, M. U., & Al Fatah, Z. H. (2026). Efektivitas pengelolaan APBN era Purbaya Yudhi Sadewa: Tinjauan maqashid al-syariah terhadap keadilan distribusi. Najaha Iqtishod: Journal of Islamic Economic and Finance, 6(3), 130–143. https://doi.org/10.22437/jief.v6i3.50916
Eshet-Alkali, Y., & Amichai-Hamburger, Y. (2004). Experiments in digital literacy. CyberPsychology & Behavior, 7(4), 421–429. https://doi.org/10.1089/cpb.2004.7.421
Fauzi, N. A. (2026). Transformasi digital perpajakan melalui Coretax DJP: Dampaknya terhadap kepatuhan pengusaha kena pajak (PKP). Jurnal Kajian Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Strategis, 2(1), 29–40.
Firdausy, C. M. (2021). Optimalisasi dan penguatan perpajakan Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Gilster, P. (1997). Digital literacy. Wiley Computer Publishing.
Hadi, I. A. F., & Kirana, R. T. (2026). Coretax DJP 2026: Peluang, tantangan, dan implikasinya terhadap akuntansi perpajakan. Jurnal Media Akademik (JMA), 4(4). https://doi.org/10.62281/q2zvkj84
Hallan, M. A. K. B., Lobo, F., De Malairu, M. A., Umenebon, A. B., Da Silva, D. A., Tolang, M. M., & Doa, F. S. (2026). Analisis yuridis pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas pemanfaatan jasa digital luar negeri di Indonesia. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(4), 6498–6846. https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/AlZayn/article/view/8721.https://doi.org/10.61104/alz.v4i4.8721
Harjono, H. S. (2018). Literasi digital: Prospek dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa. Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 8(1), 1–7. https://doi.org/10.22437/pena.v8i1.6706
Hayati, F., & Furqon, I. K. (2025). Tantangan dan peluang penerapan pajak digital di Indonesia dalam era ekonomi digital. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 17(1), 130–134. https://doi.org/10.55049/jeb.v17i1.406
Hidayanto, S. (2026). Mewujudkan keadilan digital: Analisis kesenjangan akses informasi berdasarkan perspektif John Rawls. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 5456–5472. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.4058
Hobbs, R. (2017). Create to learn: Introduction to digital literacy. John Wiley & Sons.
Jubaidah, H. N., Hermawan, M. Z., Rabbany, R. K., Triyana, T., & Dzikrayah, F. (2025). Peran zakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Islamic Economics and Business Review, 4(1), 13–29. https://doi.org/10.59580/iesbir.v4i1.9991
Judijanto, L. (2025). Tantangan dan strategi penegakan hukum pajak digital di Indonesia: Studi literatur. Jurnal Salome: Multidisipliner Keilmuan, 3(6), 325–332.
Khairi, A., Kohar, S., Widodo, H. K., Ghufron, M. A., Kamalludin, I., Prasetya, D., Prabowo, D. S., Setiawan, S., Syukron, A. A., & Anggraeni, D. (2022). Teknologi pembelajaran: Konsep dan pengembangannya di era Society 5.0. Penerbit NEM.
Khodijah, Kamila, M., & Siddiq, M. R. (2022). The impact of digital economics on economic growth in Indonesia. Fara’id and Wealth Management, 2(1), 27–35. https://doi.org/10.58968/fwm.v2i1.185
Lankshear, C., & Knobel, M. (2011). New literacies: Everyday practices and social learning (3rd ed.). Open University Press.
Livingstone, S. (2008). Internet literacy: Young people’s negotiation of new online opportunities. In T. McPherson (Ed.), Digital youth, innovation, and the unexpected (pp. 101–122). MIT Press. https://doi.org/10.1162/dmal.9780262633598.101
Lusa, S., Purbo, O. W., & Lestari, T. (2024). Peran e-commerce dalam mendukung ekonomi digital Indonesia. Penerbit Andi.
Mannan, A., Gustiar, S. P., Gani, R. A., Purnomo, A., Abbas, I., Fudial, Fitriyah, S. A., Wissang, I. O., & Kanusta, M. (2023). Pendidikan literasi. Selat Media.
Muhammad, R. A., & Hishammuddin, M. A. H. B. (2025). Optimalisasi pengelolaan zakat sebagai instrumen fiskal dalam meningkatkan kesejahteraan umat: Perspektif integrasi zakat dalam APBN. Ziswaf Asfa Journal, 3(2), 100–116. https://doi.org/10.69948/ziswaf.41
OECD. (2023). Tax challenges arising from the digitalisation of the economy—Subject to Tax Rule (Pillar Two): Inclusive Framework on BEPS. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/9afd6856-en
Peni, A. A., & Jebaru, M. T. D. (2024). Membangun kapasitas digital UMKM pariwisata melalui program inovatif pemerintah untuk mendukung transformasi sektor wisata di Labuan Bajo. Jurnal Administrasi Publik, 20(1), 59–70.
Permassari, K., & Salamah, U. (2024). Acceptance and use of technology and user satisfaction of the Digitalent.Kominfo.go.id website. Jurnal Studi Komunikasi dan Media, 28(1), 1–20. https://doi.org/10.17933/jskm.2024.5588
Permata, S. D. (2025). Penerapan penghindaran pajak berganda: Integrasi antara hukum pajak dan hukum internasional dalam sistem perpajakan global. Jurnal Humaya: Jurnal Hukum, Humaniora, Masyarakat, dan Budaya, 5(1), 22–34. https://doi.org/10.33830/humaya.v5i1.12718
Phan, I. K. (2025). Ekonomi digital dan peluang finansial generasi Z. PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Piccolo, R., & Boero, M. (2023). Digital transformation for sustainability in Asia: Grab case study. In P. Ordóñez de Pablos, M. Almunawar, & M. Anshari (Eds.), Perspectives on the transition toward green and climate neutral economies in Asia (pp. 30–51). IGI Global. https://doi.org/10.4018/978-1-6684-8613-9.ch003
Prameswari, A. D., & Riofita, H. (2026). Analisis eksternalitas kebijakan pajak progresif terhadap redistribusi pendapatan nasional. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 5(1), 83–90.
Purba, D. S., Permatasari, P. D., Tanjung, N., Rahayu, P., Fitriani, R., & Wulandari, S. (2025). Analisis perkembangan ekonomi digital dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 10(1), 126–139. https://doi.org/10.30651/jms.v10i1.25367
Purnamasari, E. D. A., Mboeik, P. M. R., Setiawan, A. L., Stefany, K., Manuputty, S. A. A., Indriani, N. A., Sahasika, A. E., & Kuncoro, B. S. (2025). Digital tax system: Peluang, tantangan, dan implementasi di Indonesia. Siega Publisher.
Purnomo, R. (2025). Konsep dan implementasi prinsip ekonomi syariah dalam mewujudkan keadilan sosial (Tinjauan teoritis). El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama, 13(1), 37–56. https://doi.org/10.35888/el-wasathiya.v13i1.6268
Putra, P., Windah, A., & Ana, T. (2021). Adopsi dan implementasi kecakapan literasi informasi dan literasi digital untuk akselerasi UMKM di Indonesia pasca pandemi COVID-19. Fihris: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 16(2), 177–199. https://doi.org/10.14421/fhrs.2021.162.177-199
Putri, A. F., & Wijaya, S. (2022). Kajian pemungut PPN lainnya dalam mekanisme PMSE atas transaksi digital domestik: Proposal untuk Indonesia. Jurnal Pajak Indonesia (Indonesian Tax Review), 6(2S), 561–577. https://doi.org/10.31092/jpi.v6i2S.1901
Putri, N. M., Listiawati, W., & Rachman, I. F. (2024). Pengaruh literasi digital terhadap pemberdayaan masyarakat dalam konteks SDGs 2030. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI), 1(3), 349–360. https://doi.org/10.62017/jppi.v1i3.1208
Rachmawati, R., Rohmah, A. A., Musthofa, A., Wibisono, H., & Ghiffari, R. A. (2024). Pengembangan ekosistem digital wilayah kepulauan: Eksplorasi Tojo Una-Una. UGM Press.
Rahima, G., Nandayanti, N., & Sakinah, G. (2025). Konsep keadilan pajak dalam perspektif maqashid syariah. Gunung Djati Conference Series, 56, 282–289. https://doi.org/10.15575/gdcs.v56i.2951
Rahman, A., Amanda, A. P., Sahra, S., Reyham, M., & Aiyman, A. M. (2026). Relevansi konsep significant economic presence terhadap reformasi pajak digital Indonesia pasca Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Journal of Citizenship. https://doi.org/10.37950/joc.v5i2.767
Rahman, M. A., Hapsari, Y., & Pameli, A. (2024). Studi literatur: Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(1), 20–26. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i1.23
Ramdan, A., Wulandari, W., Agung, P. H., Wulaningsih, R. W., & Azizah, W. (2025). Analisis implementasi kebijakan pemungutan PPN atas transaksi perdagangan melalui sistem elektronik di KPP badan dan orang asing. AKUA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 4(4), 617–623. https://doi.org/10.54259/akua.v4i4.4586
Redhana, I. W. (2024). Literasi digital: Pedoman menghadapi Society 5.0. Samudra Biru.
Republik Indonesia. (2011). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 115.
Sukur, L. N. L., Robbani, S., Najib, M. I., & Jauhari, E. M. (2026). Keadilan fiskal platform digital: Kajian ekonomi syariah atas kehadiran dan aliran pendapatan global. AMAL: Jurnal Ekonomi Syariah, 8(1), 101–110. https://doi.org/10.33477/eksy.v8i1.14274
Rumapea, A. P. N., Sunulingga, S. P. B., Dewi, T. T., Wirayuda, T., & Hayati, F. (2025). Implementasi prinsip ekonomi Islam pada era Al-Khulafa’ Al-Rasyidin. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi, 4(1), 402–416. https://doi.org/10.55606/jurrie.v4i1.5754
Rustiyana, H., Sawitri, I., Kusumastuti, S. Y., Adiguna, P., Fadilah, A. N., Dewi, O., Jamal, M. N. J., Juansa, A., Sami’un, D. C., & Anggraini, S. D. (2026). Transformasi bisnis UMKM dalam era ekonomi digital. Star Digital Publishing.
Samudra, A., & Purwati, A. (2025). Pajak, transparansi, dan tindak pidana ekonomi lintas negara: Implikasi penggelapan pajak bagi kedaulatan fiskal negara berkembang. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 4(8), 1376–1385. https://doi.org/10.55681/sentri.v4i8.4451
Sonjaya, H. F., Zulfa, I. M., Gaos, A. M. S., & Sakinah, G. (2025). Peran kebijakan perpajakan dalam memperkuat daya tahan bisnis syariah di tengah ketidakpastian ekonomi Indonesia. Gunung Djati Conference Series, 56, 500–506. https://doi.org/10.15575/gdcs.v56i.2983
Suhaeli, E., Nasution, N. A., Januarika, J., Setyaningsih, R., & Rudi, R. (2024). Strategi digitalisasi untuk kemandirian UMKM dan pemberdayaan wanita: Pengabdian masyarakat di Kecamatan Kebon Pedas, Sukabumi. Blantika: Multidisciplinary Journal, 2(3), 323–329. https://doi.org/10.57096/blantika.v2i3.112
Sundari, S., Ahmad, J., Mustanir, A., Muliani, M., Razak, M. R. R., Jumiati, J., Said, S., Erfina, E., Jabbar, A., & Ali, A. (2026). Governansi digital dan pemberdayaan masyarakat di era transformasi. CV Eureka Media Aksara.
World Bank. (2021). Global economic prospects, January 2021. World Bank.
Zuchroh, I. (2024). Prinsip keadilan ekonomi dalam perspektif Islam dan implementasinya. Jurnal Education and Development, 12(2), 135–139. https://doi.org/10.37081/ed.v12i2.5737
Zulkarnain Nasution. (2025). Ekonomi mikro di era disrupsi: Teori dan aplikasinya dalam ekonomi digital. Grafindo Publisher.
Zulkifli, Hakim, A. A. A., Ramadhaniyati, R., Wau, L., Ali, H., Ekowati, D., Triansyah, F. A., Chusumastuti, D., & Fageh, A. (2023). Ekonomi digital. Cendikia Mulia Mandiri.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurdiyanto Nurdiyanto, Amirul Haq Maqdum Wildany, Aulia Devi Rahmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
TAXPEDIA: Journal of Tax Policy, Economics, and Accounting have CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work.
In developing strategy and setting priorities, TAXPEDIA: Journal of Tax Policy, Economics, and Accounting recognize that free access is better than priced access, libre access is better than free access, and libre under CC-BY-SA or the equivalent is better than libre under more restrictive open licenses. We should achieve what we can when we can. We should not delay achieving free in order to achieve libre, and we should not stop with free when we can achieve libre.
TAXPEDIA: Journal of Tax Policy, Economics, and Accounting is licensed under aCreative Commons Attribution 4.0 International License
You are free to:
- Share ” copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt ” remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.



